Kesall

 Hai, lama ga cerita ya. Sekali cerita akunya agak kesel nih. dan gak ada tempat cerita selain kamu wkwk. jadi hari ini, aku menemani mama ku kontrol ke RS. Jadwal antri nomor antrian itu setengah sepuluh. kami sampai di RS itu pukul sembilan. Jadinya sempat istirahat sebentar duduk2 di kursi tunggu. Nah tibalah waktunya. pas sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh, ibu2 dan bapak2 yg rata2 berobat pada berdiri dan berjalan menuju pengambilan nomor antrian. mestinya antri ya, tapi ya begitulah karena barisannya gak antri jadinya siapa yg cepat dia dapat. termasuk aku juga ikut berdiri tapi aku kena bagian belakang. yang sudah dapat antrian kembali duduk. akupun terus semakin maju ke depan sesuai urutan yang gak begitu berpola. ibu satpam membantu mengambilkan. karena ibu2 lain perlu menyebutkan menuju poli apa, jadi aku juga ikutan menyebutkan tujuan poliku. karena aku sadar suara ku pelan jadinya aku beberapa kali menyebut tujuan poli. tapi tetap dengan nada pelan dan sabar kok, hanya ikut menyebut aja beberapa kali. gak koar2, gak marah2 juga. santai aja aku nyebutnya... ehh, ibu yg di depan ku malah bilang gini, "sabar bu, sabar, ibunya dengar kok, tapi nunggu yang lain dulu". whatttt.. astagaa, aku ya kesel lah. kok ibunya menyuruh aku sabar, hikss. aku gak perlu diingatkan, gak perlu disuruh, karena aku gak marah2 juga, gak ada nyaring, gak ada bilang gak sabaran. bu, aku tu sudah pelan dan lembut ya. masa disuruh sabar, ibu aja yg terlalu ngurusin orang. apa2 ditegur. bukan saya gak mau ditegur atau diurusin ya bu, tapi kita harus melihat keadaan juga yg ditegur itu hal seperti apa. karena aku kesel, aku jawab aja gini, "sabar kok bu". tentunya dengan nada yg tetap sopan dan lembut, karena aku gak nyari musuh. aku cuma kesel dianggap yg bukan semestinya aja. Trus ibunya kaya ketawa kecil, seolah anggap tegurannya adalah hal wajar dan becandaan dikit. tapi berhasil bikin aku kesel loh bu. Kenapa aku menulis ini? ya karena aku perlu tempat berbagi, dan juga agak aku perlahan tenang. Bismillah. makasih sudah mendengarkan aku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Kecewa

Takut

Hai